Entahlah, saya pikir menjadi penting memanggil Vita Marissa dan Pia Rizki kembali ke
Pelatnas. Vita Pia, harapannya bisa mendampingi pemain muda pelatnas. Alfian,
Edi, Hafiz Faisal di ganda campuran. Atawa Anggia, Rosita, Suci, Della, Melvira
di ganda putri. Sepertinya potensi pemain muda-muda tersebut akan lebih cepat
berkembang pesat.
Krisis pemain senior atau pembimbing putri di pelatnas
tengah mendera. Selain Butet, Gresyia siapa lagi yang kita titahkan untuk
membimbing pemain muda? Debby, Richie jika dikalkulasikan dengan usia, dua
pemain ini masuklah senior. Tapi pelatih hanya memokuskan mereka bermain di
ganda campuran. Debby tahun ini sudah dapat amanah membimbing pemain muda,
Praveen, namun memerlukan pembuktian dengan prestasi. Dan Richie dengan sesama pemain
senior, Riky Widianto, dengan prestasi bisa dilabelkan biasa saja.
Vita-Pia kehadiran mereka akan penting sekali untuk pemain
muda pelatnas. Bagaimana mampunya pelatih meracik pasangan-pasangan keren,
inilah sebuah tantangan. Vita - Pia sudah ada buktinya mumpuni membimbing
pemain-pemain muda di luar pelatnas. Vita mantap dengan Praveen, Nadya Melati
dan Lala. Pia berhasil menaikkan pamor Rizki. Kita gantungkan harapan,kombinasi
senior-junior ini, akan sukses berhasil seperti contohnya Hendra Ahsan, Butet
Owi.
Untuk Rizki, pemanggilannya patut dicoba. Ia bisa dicoba
dipasangkan dengan pemain-pemain junior seperti Masita, Ni Ketut untuk
mempercepat proses kematangan permainan pemain junior pelatnas.
Apa pelatnas sudah memanggil mereka?
Vita dengan kabar beredar sudah dipanggil Richard Mainaky. Menjadi
asisten dan pendamping pemain muda. Pia Rizki dari awal tahun sudah dipanggil. Namun
pemanggilan tempo itu belum berbuah hasil. Saya pikir demi proses regenerasi
permainan junior yang lebih cepat, panggil kembali mereka. Apapun caranya.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar